Sudah beberapa hari ini jalan lingkar luar di puri macetnya menjadi menggila, yang sebelumnya hanya 500 meter sekarang menjadi 1,5 Km.
Hal ini disebabkan oleh putaran yang ditutup karena pembangunan jalan tol, yang anehnya putaran ini harus melalui pintu kereta api. Yang lain adalah pintu tersebut juga merupakan keluar penghuni dari suatu perumahan elite.
Alhasil antrian mobil yang ingin memutar harus extra sabar karena selain harus pelan karena melewat jalur kereta, di perparah karena jalan disekitar jalur kereta tsb mulai berlubang karena hujan.
Yang agak lucu, sebelum kemacetan bertambah parah petugas DLLAJ yg menjaga putaran tersebut, tetapi ketika bertambah parah ganti Polantas yang menjaga.
Seharusnya tiap kejadian harus ada solusi, tidak menunggu keajaiban atau menurut perintah atasan. Apakah memang demikian mental pegawai negeri tercinta ini, tidak kreatif dan lebih senang di perintah agar mendapat medali jasa karena berhasil.
Apakah negara ini pernah menghitung tiap kemacetan yang terjadi, ada pemborosan bahan bakar yang terjadi yang seharusnya subsidi untuk itu semua bisa dialihkan ke yang lebih membutuhkan.
Hal ini disebabkan oleh putaran yang ditutup karena pembangunan jalan tol, yang anehnya putaran ini harus melalui pintu kereta api. Yang lain adalah pintu tersebut juga merupakan keluar penghuni dari suatu perumahan elite.
Alhasil antrian mobil yang ingin memutar harus extra sabar karena selain harus pelan karena melewat jalur kereta, di perparah karena jalan disekitar jalur kereta tsb mulai berlubang karena hujan.
Yang agak lucu, sebelum kemacetan bertambah parah petugas DLLAJ yg menjaga putaran tersebut, tetapi ketika bertambah parah ganti Polantas yang menjaga.
Seharusnya tiap kejadian harus ada solusi, tidak menunggu keajaiban atau menurut perintah atasan. Apakah memang demikian mental pegawai negeri tercinta ini, tidak kreatif dan lebih senang di perintah agar mendapat medali jasa karena berhasil.
Apakah negara ini pernah menghitung tiap kemacetan yang terjadi, ada pemborosan bahan bakar yang terjadi yang seharusnya subsidi untuk itu semua bisa dialihkan ke yang lebih membutuhkan.

No comments:
Post a Comment